capture

Bait Kekuatan

Oleh Ilyas Gethuk

Malam tak akan pernah terlalu larut,

Bagi sebait sajak wagu

Pujangga pernah menangisi puisi,

Sebab nyawanya pernah terancam di meja judi

Melalui rima dan diksi ia bangkit,

Walau awak tak sebenderang surya

Ia menerjang titik dan koma

Naik, untuk kemudian mencoba jatuh kembali,

Pada palung kerinduan;

Memaksa nostalgia memihak padanya,

Membunuh waktu

Demi sepucuk surat pagi

Solo Baru, 25 Desember 2016

BACA PUISI LAGI DI SINI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s